MINANGKABAUNEWS.com, PADANG — Langit Padang mulai diselimuti kabut kelabu. Asap tipis dari kebakaran hutan dan lahan perlahan merayap memasuki sudut-sudut kota, membawa serta ancaman yang tak kasat mata bagi kesehatan ribuan warganya.
Namun di tengah kekhawatiran itu, ada sosok yang tak tinggal diam. Kombes Pol Apri Wibowo, Kapolresta Padang, dengan sigap turun langsung memberikan perhatian serius pada kondisi udara yang mulai memburuk. Pagi itu, Senin (7/9), suaranya lantang mengingatkan seluruh masyarakat—bukan dengan nada menggurui, melainkan dengan kepedulian yang menyentuh.
“Gunakan masker, batasi aktivitas di luar ruangan, dan tetap jaga kesehatan,” ujar Kapolresta dengan nada tegas namun hangat. “Mari bersama-sama menjaga kualitas udara dan melindungi diri serta keluarga dari dampak kabut asap.”
Imbauan itu bukan sekadar kata-kata. Di balik pesannya, tersirat perhatian mendalam pada mereka yang paling rentan: anak-anak kecil yang paru-parunya masih tumbuh, para lansia dengan daya tahan tubuh menurun, ibu hamil yang membawa dua nyawa, serta saudara-saudara kita yang bergulat dengan penyakit pernapasan setiap harinya.
Bukan hanya masker yang disarankan. Kapolresta pun mengingatkan pentingnya menjaga daya tahan tubuh dari dalam—perbanyak minum air putih, jaga sirkulasi udara di rumah agar asap tak mudah masuk, dan yang tak kalah penting: kurangi aktivitas di ruang terbuka bila kondisi benar-benar tak bersahabat.
Kewaspadaan, kata dia, perlu ditingkatkan. Jika batuk terus-menerus, sesak napas mulai terasa, dada terasa nyeri, tenggorokan perih, atau pusing datang tanpa sebab—jangan tunggu parah. Segera datangi fasilitas kesehatan terdekat. Karena kesehatan adalah investasi yang tak bisa ditawar.
Polresta Padang tak hanya bicara, tapi mengajak. Mengajak seluruh elemen kota untuk saling peduli, saling menjaga. Sebab di kala kabut menyelimuti, hanya kebersamaan yang mampu menembusnya.
Padang bersatu. Padang sehat. Padang kuat.







