Epi Mardian : Mari Jadikan Nagari Situmbuk Lebih Baik

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM,TANAH DATAR- Nagari Situmbuk kecamatan Salimpaung menggelar Musrenbang ( Musyawarah Pembangunan) Nagari di gedung serbaguna nagari ,Selasa 27/2022.

Acara yang dibuka oleh Wali Nagari Situmbuk Epi Mardian Dt.Paduko Majo Kayo ini dihadiri oleh beberapa OPD terkait,Anggota DPRD Tanah Datar Azwar Rabain yang juga merupakan putra nagari Situmbuk,Camat Salimpaung Herru Rahman, Forkopimca, para kepala UPT,KAN,BPRN,Bundo Kanduang dan ratusan masyarakat nagari Situmbuk.

Read More

Dalam sambutannya, Epi Mardian mengucapkan terima kasih kepada seluruh undangan dan juga meminta dukungan dari seluruh lapisan agar seluruh program-peogram pembangunan di nagari Situmbuk berjalan sesuai dengan harapan bersama.

Senada dengan Epi Mardian, Camat Salimpaung Herru Rahman,S.SST.MM mengapresiasi tingginya tingkat kehadiran masyarakat nagari Salimpaung memenuhi undangan Musrenbang.

” Tingginya partisipasi masyarakat dalam Musrenbang merupakan bukti kecintaan masyarakat kepada nagari. Musrenbang merupakan agenda strategis untuk menyatukan visi dan misi masyarakat dalam program pembangunan” ujar Herru.

Herru Rahman yang baru-baru ini mengikuti kompetensi camat terbaik se- Sumatera Barat juga menambahkan Musrenbang akan melahirkan dua dokumen (RKP dan DURKP) yang dibawa untuk diperjuangkan di Musrenbang kecamatan.

Lebih lanjut Herru Rahman juga menyampaikan beberapa point penting antara lain: bentuk tim delegasi untuk mengawal dan memperjuangkan aspirasi nagari si Musrenbang kecamatan,lakukan penegasan batas wilayah administrasi nagari,dan inventarisasi aset-aset yang dimiliki nagari,serta sesuaikan program pembangunan nagari dengan program unggulan pemerintah daerah.

Dinas PMDPPKB (Pemberdayaan Masyarakat Desa Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana) Tanah Datar yang diwakili Sekretaris Narti dalam arahannya menyampaikan agar pemerintah nagari segera menerbitkan Pernag (Peraturan Nagari) tentang RKP yang diserahkan ke dinas PMDPPKB paling lambang tanggal 10 Oktober 2022 agar bisa dijadikan acuan dalam penyusunan APB Nagari.

” Kami berharap Rancangan APB nagari tahun 2023 diserahkan paling lambat tanggal 31 Desember 2022. Selain penegasan batas wilayah administrasi dan inventarisasi aset nagari,kami juga meminta pemerintah nagari untuk memfasilitasi pembentukan kampung KB ( Keluarga Berkualitas),pembenahan arsip nagari,dan pembenahan kelompok-kelompok Dasawisma ” ujar Narti.

Diakhir arahannya Narti juga menyampaikan penyertaan modal untuk BumNagMa dan persiapan penyelenggaraan pemilihan wali Nagari tahun 2023.(Mi)

Related posts