Gak Nyangka! Momen Haru di Balik Sertijab Kalapas Suliki, Pejabat Baru Langsung Bikin Komitmen yang Bikin Semua Terharu

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.com, SOLOK — Ada yang berbeda di Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Suliki, Selasa (21/4/2026). Bukan sekadar seremoni biasa, suasana haru dan khidmat justru menyelimuti setiap sudut ruangan. Sebab, hari itu menjadi saksi bisu perpisahan sekaligus awal baru bagi kepemimpinan di lapas tersebut.

Momen serah terima jabatan (sertijab) berlangsung penuh makna. Syukria Erik Zainal, pria yang hanya 21 hari menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kalapas Suliki, secara resmi menyerahkan tongkat estafet kepada Waskito Budi Darmo. Ya, hanya tiga pekan—terhitung sejak 1 April 2026—Syukria mengisi kursi yang ditinggalkan Farid Wajdi. Kini, ia pamit. Dan di hadapan seluruh petugas, ia melontarkan permohonan maaf yang menggetarkan hati.

“Maafkan segala khilaf selama saya bertugas,” ucapnya lirih, mewakili perasaan yang sulit diungkapkan.

Sementara itu, Waskito Budi Darmo—yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Binadik di Lapas Kelas II Magelang—tampak datang didampingi sang istri. Wajahnya menunjukkan kesiapan, namun tetap rendah hati. Dalam sambutannya, ia tak banyak berjanji muluk. Ia justru menegaskan bahwa sinergi yang sudah terbangun harus terus dipupuk. Dukungan pemerintah daerah, Forkopimda, dan masyarakat, katanya, adalah fondasi utama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Namun, yang paling menyentuh adalah pesan dari Kepala Kanwil Ditjenpas Sumatera Barat, Kunrat Kasmiri. Di hadapan semua yang hadir, ia tak hanya memberi arahan formal. Dengan nada tegas tapi penuh haru, ia mengingatkan bahwa Lapas Suliki bukan sekadar tempat kurungan. “Warga binaan butuh peningkatan SDM dan pembinaan berkelanjutan. Edukasi yang memadai adalah kunci,” ujarnya.

Kepada Syukria, Kunrat menyampaikan terima kasih tulus. “Pengalaman di Lapas Suliki, sekecil apa pun, semoga jadi bekal berharga di masa depan,” pesannya.

Dan kepada Waskito, ia berpesan satu hal: jaga kolaborasi. Jaga komunikasi. Karena keamanan lapas tak pernah bisa berjalan sendiri.

Sertijab usai. Jabatan berpindah. Tapi haru yang tercipta—terasa akan dikenang lama oleh seluruh pegawai Lapas Suliki.

Related posts