Tak Biasa! Wali Kota Fadly Amran Buka Suara soal Sinkronisasi Bencana, Warganet: Akhirnya Ada Titik Terang!

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.com, PADANG — Suasana di Kompleks Rumah Dinas Wali Kota Padang, Rabu (22/4/2026), terasa berbeda. Di sebuah ruangan yang akrab disapa Gedung Putih, berlangsung pertemuan tertutup namun penuh makna. Wali Kota Padang, Fadly Amran, duduk berdampingan dengan Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) V, Naryo Widodo. Bukan sekadar silaturahmi, mereka sedang membahas sesuatu yang krusial: menyelaraskan program penanganan sungai di wilayah yang kerap dilanda bencana.

Pertemuan ini bukan tanpa alasan. Fadly Amran sadar betul bahwa banjir dan dampak bencana lain di aliran sungai tak bisa ditangani sendiri. Butuh sinergi kuat antara pemerintah pusat—yang diwakili BWS V—dan Pemko Padang. Karena itu, ia menekankan pentingnya penyelarasan langkah. Jangan sampai kebijakan di lapangan saling tumpang tindih, apalagi sampai tidak tepat sasaran.

“Kami sambut baik pertemuan ini. Ini bagian dari upaya menyatukan langkah, terutama dalam menangani wilayah sungai terdampak bencana. Sinkronisasi itu penting agar intervensi yang kita lakukan benar-benar tepat sasaran,” tegas Fadly di hadapan para pejabat yang hadir.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Kota Padang itu berkomitmen penuh mendukung program BWS yang sejalan dengan kebutuhan warga. Mulai dari normalisasi sungai, pengendalian banjir, hingga penguatan infrastruktur penunjang. Harapannya, koordinasi ini tak hanya mengurangi risiko bencana, tapi juga memberi rasa aman bagi masyarakat yang tinggal di bantaran sungai.

Sementara itu, Naryo Widodo tak kalah antusias. Ia menjamin BWS V akan memperkuat koordinasi dengan Pemko Padang agar setiap program berjalan efektif dan terintegrasi. “Kami berkomitmen bersinergi, terutama untuk wilayah sungai yang terdampak bencana. Kami berharap koordinasi ini bisa mempercepat pemulihan dan mitigasi ke depan,” ujarnya.

Pertemuan yang berlangsung hangat itu juga dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa; Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Didi Aryadi; serta sejumlah pimpinan OPD terkait. Mereka ikut mendalami pembahasan teknis, memastikan bahwa setiap rencana strategis yang lahir dari ruang Gedung Putih itu benar-benar bisa diwujudkan demi keselamatan warga Padang.

Related posts