Keterbatasan Akses, Warga Malalak Barat Rasakan Kehadiran Inovasi Layanan BPJS Online 

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.com, AGAM – Di era digitalisasi saat ini, kemudahan akses pelayanan menjadi kebutuhan utama masyarakat, termasuk dalam bidang pelayanan kesehatan.

Menjawab tantangan tersebut, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menghadirkan inovasi layanan BPJS Online yang bertujuan untuk menjangkau peserta JKN di wilayah yang memiliki keterbatasan akses geografis.

Read More

Salah satu daerah yang telah merasakan manfaat layanan ini adalah Nagari Malalak Barat, Kabupaten Agam, Selasa (5/8/2025).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi Haris Prayudi, mengatakan bahwa layanan ini merupakan bagian dari upaya digitalisasi dalam peningkatan layanan kepada peserta JKN (Jaminan Kesehatan Nasional).

“BPJS Online merupakan solusi bagi peserta JKN yang tinggal di daerah dengan akses terbatas. Kami menyadari bahwa tidak semua wilayah dapat dijangkau oleh mobil layanan BPJS keliling kami, sehingga dibutuhkan kanal alternatif yang bisa menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung, Namun, tetap efisien,” kata Haris dalam keterangannya.

Ia menuturkan bahwa melalui layanan BPJS Online, masyarakat tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh atau menghadapi kendala transportasi demi mendapatkan layanan administrasi JKN.

Cukup datang ke kantor nagari, peserta akan dilayani oleh petugas BPJS Kesehatan melalui media video conference, seperti zoom dengan pendampingan dari perangkat nagari setempat.

“Cukup sederhana, pada intinya PIC nagari akan kami jadwalkan sesuai dengan kesepakatan antara BPJS Kesehatan dengan pihak nagari, lalu akan ada petugas kami yang siap melayani masyarakat di daerah tersebut melalui zoom meeting,” kata Haris.

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan layanan BPJS Online dimulai dengan adanya Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BPJS Kesehatan dengan pemerintah nagari atau kelurahan. Setelah kesepakatan terjalin, jadwal pelayanan disosialisasikan oleh pihak nagari, dan peserta cukup hadir di kantor nagari pada waktu yang telah ditentukan.

“Melalui zoom meeting, peserta akan terhubung langsung dengan petugas pelayanan kami di kantor cabang. Mereka bisa mengurus berbagai keperluan seperti pendaftaran peserta baru, perubahan data, pengaktifan kembali kepesertaannya, hingga pengaduan dan informasi lainnya,” sebut Haris.

Pelayanan yang diberikan pada BPJS Online sangat sama dengan saat pelayanan langsung ke kantor BPJS Kesehatan.

“Masyarakat hanya perlu membawa berkas yang dibutuhkan, Namun, bedanya masyarakat hanya perlu mendatangi nagarinya saja. Nanti disana bisa konsultasi dengan petugas pelayanan kami, layaknya dikantor cabang. Tentu layanan ini akan mempermudah masyarakat,” jelas Haris lagi.

Respons positif pun datang dari masyarakat setempat. Salah satunya disampaikan oleh Indra (28), salah seorang perangkat Nagari Malalak Barat segmen Pekerja Penerima Upah (PPU). Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan ini.

“Dulu saya harus pergi ke Lubuk Basung atau ke Bukittinggi kalau mau urus BPJS, itu butuh waktu dan biaya. Tapi sejak ada BPJS Online disini, kami tidak perlu ke luar daerah lagi. Cukup datang ke kantor nagari, duduk, dan bisa langsung bicara dengan petugas via zoom. Prosesnya juga cepat,” ungkap Indra.

Ia menceritakan bahwa dirinya pertama kali menggunakan layanan ini untuk menanyakan informasi seputar Program JKN dan kemudian memanfaatkannya untuk pembaharuan data. Menurut Indra, pelayanan yang diberikan petugas sangat jelas dan sangat membantu dari awal hingga akhir proses.

“Yang paling saya syukuri, semua layanan ini gratis. Tidak ada biaya apa pun. Saya merasa sangat dihargai sebagai peserta. Saya juga diberikan pencerahan seputar hak dan kewajiban sebagai Peserta JKN, yang tentu membuat saya juga semakin paham akan hal itu.

“Saya berharap, BPJS Online ini bisa terus ada dan menjangkau lebih banyak nagari lain yang juga membutuhkan pelayanan seperti kami. Apalagi seperti daerah kami yang cukup jauh dari kantor BPJS Kesehatan,” tutup Indra. (*)

Related posts