Ketum PP Aisyiyah Puji Perkembangan SWA dan ISWARA MEK PDA Bukitinggi

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.com, BUKITTINGGI — Ketum PP Aisyiyah Dr.Apt.Salmah Orbainah, M.Kes menggelar kunjungan kerja ke Sumbar sekaligus mengukuhkan ikatan saudagar & wirausaha aisyiyah (ISWARA) di Kota Bukittinggi Hall Convention Center prof. Yunahar Ilyas kampus III UM Sumbar, Ahad, (9/8/2023).

Selain itu Ketum PP Aisyiyahbjuga menghadiri wisuda Sekolah wirausaha aisyiyah (SWA).

Ketum PP Aisyiyah Dr.Apt.Salmah Orbainah, M.Kes di dampingi Dra.Latifah iskandar memuji perkembangan SWA dan ISWARA PDA Kota Bukittinggi

“SWA & ISWARA Harus dilanjutkan, karena ini adalah program Majelis Ekonomi Pusat PP Aisyiyah jadi PWA , PDA,bdan PCA diharapkan sekali utk melaksanakan program ini yang sudah diuncurkan pada tanwir tahun 2012 dengan tujuan akhir SWA adalah memperbanyak kader yang berpotensi untuk melanjutkan gerakan Aisyiyah berkemajuan dimana aisyiyah adalah pion dari gerakan sosial yang telah kita jalani selama ini,” Ujarnya

Adapun Sejarah berdiri Sekolah Wirausaha Aisyiyah (SWA) Bukittinggi ini oleh Majelis ekonomi dan ketenagakerjaan yang diketuai bunda Hj Mimi Murni yang ikut konsulidasi untuk SWA dengan PWA Sumbar pada akhir tahun 2018 sebanyak 5 daerah antaralain bukittinggi, Solok, Payakumbuah Dldan Pariaman serta Padang.

Sekolah SWA ini direncanakan akan dilaksanakan tahun 2019, tetapi karena ada wabah COVID 19 tetunda lah pelaksanaan sekolah wirausaha aisyiyah (SWA) ini.

Tetapi setelah Covid-19 selama 2tahun, maka pada tahun 2021 sekolah SWA resmi dibuka dengan siswa sebanyak 50 org yang 25 org dari PCA ABTB & 25 orang lagi dari PCA Tilatang Kamang dengan biaya Free alias gratis kami sebagai pengurus mencarikan dananya utk snack, copy materi dan transportasi narasumber.

Lanjutnya, Sekolah SWA ini belajarnya satu kali seminggu lama belajar 2 jam tamat sampai 4 bulann dan siap utk di wisuda , dengan mata pelajaran ada 7
keaisyiyahan, motivasi bisnis, tata kelola keungan, koperasi syariah
5 Manajemen bisnis, Marketing bisnis
dan fotoshop produk.

Adapun yarat utk jadi siswa SWA: punya usaha, usia dari 18- 55 th ( yang masih produktif, rajin, ulet, optimis, berkemuan tinggi, membawa prodak, tidak melihat tamatan sekolah apa, tidak sekolah pun tak apa2 asal ada punya usaha, pakai baju seragam baju putih rok hitam & jilbab kuning Aisyiyah.

Dan kami bekerjasama dengan universitas yang ada di UM Sumbar , Universitas Ferd De Kock & ITBHS Bkt dengan Tenaga pegajar/dosen yg berkopetensi dengan ilmu dan materi yang sudah disiapkan oleh Sekolah Wirausaha Aisyiyah (SWA).

“Allhamdulillah,dengan waktu berjalan dari angkatan 1 kita wisuda dan kita buat acaranya bagus dan jadi buming lah SWA MEK PDA Bukittinggi yang di koordinator wakil ketua pda bkt bunda Dra zakiyah sabri yang selalu menyuport untuk kemajuan SWA MEK PDA BKT”.

Di angkatan keII SWA mempunyai siswa 200 orang dari PCA BASO , PCA AMPEK ANGKEK, PCA ABTB , PCA MKS , PCA Guguak Panjang, PCA IV KOTO dan mata pelajaran pun bertambah menjadi 12 macam sesuai dg panduan swa mata pelajaran boleh di tambah sesuaai dg kebutuhan wilayah atau tempat sekolah wirausaha Aisyiyah berdiri.

Krn siswa dari 50 menjadi 200 org tentu tak kuat lagi utk sekolah free jadi kami ajarkan dg berinfaq rp 10.000 / siswa sekali tatap muka / sekali seminggu dg rincian rp 5000 utk Copy materi , rp 5000 utk traspirtasi Narasumber sedangkan utk sncak pimpinan cabang aisyiyah yg bertanggung jawab menyiapkan.

“Allhamdulillah sampai angkatan ke III SWA MEK PDA BKT sebanyak 150 org yg siswa nya bersal dari pca tilatang kamang, pca ampek angkek, pca baso , PCA ABTB, PCA GUGUK PJG, dan PCA MKS

Kami naikan lagi infaqnya Rp15.000 dengan rincian Rp5000 utk snack, Rp5000 utk copy materi & Rp5000 utk trasportasi narasumber Rp5000.
Setelah selesai angaktan 1, II , III Mek PDA BKT yang siswa nya berjumlah 400 org kami di minta oleh pimpina wilayah utk melanjutkan ke cabang yang ada di sekitar daerah PDA Bukittinggi dan sekarang sudah ada swa pca angkatan I tilkam & SWA PCA ang II tilkam yang berjumlah 100 org jadi total semua siswa dari swa ang I, II, III MEK PDA BKT 400 org + 100 org = 500 org , dari SWA PCA ang I & II,” Ujarnya

Materi pembelajaran sampai akhir SWA PCA II MEK Tilatang Kamang sudah menjadi 16 mata pelajaran yakni
etika asiyiyahan,etika kemuhammadiyahan, inovasi produk,fotoshop prodak, manajemen keungan umkm, tata kelola keuangan, strategi pemasaran, branding
pelayanan prima, nutrisi dan gizi dalam produk, pemasaran online
koperasi Aisyiyah, motivasi dlm bisnis, fhoto shop prodak dan kendala dalam berbisnis serta study tiru.

“Walau dalam peksanaan swa ini tidak ada berjalan dengan mulusnya tapi dengan ada tantangan dan kendala yang kami alami menjadi cambuk dan motivasi untukk lebih kuat, maju dan berkembang dalam meningkatkan perekonomian siswa Sekolah Wirausaha Aisyiyah sendiri,” tegasnya

“Alumni SWA kami jadikan ikatan saudagar & wirausaha aisyiyah (Iswara) sesuai dengan program dari majelis ekonomi & ketenagakerjan PPA untuk lebih meningkatkan usaha para siswa kita utk lebih baik kedepannya,” tuturnya.

Ia menambahkan Tamatan dari SWA kita wisuda pakai baju seragam batik nasional aisyiyah lengkap (baju batik nasional aisyiyah, rok batik, jilbab kuning Aisyiyah) dan pakai salempang sekolah wirausaha Aisyiyah.

Ini menandakan siswa tersebut telah tamat di SWA dan patut diberikan sertifikat dan nilai kompetensi belajar selama ini dengan mengadakan ujian akhir dan membuat karya tulis.

Related posts