Kuasa Tuhan Bersama Sabar AS

  • Whatsapp

Oleh: Revi Marta Dasta

Waktu yang dinanti telah tiba. Pasangan calon bupati dan wakil bupati, Sabar AS-Sukardi yang pertama mendaftar ke KPU Kabupaten Pasaman, Selasa (27/08/2024). Pasangan SASUAI didaftarkan oleh Partai Demokrat, Partai Buruh, Partai Demokrat, Perindo. Partai Demokrat satu-satunya partai yang masuk parlemen dengan perolehan 6 kursi. Sementara partai Perindo dan Partai Buruh meskipun tidak memiliki kursi tetapi berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 60/PUU-XXII/2024, partai-partai tersebut telah memenuhi syarat.

Kerberhasilan pasangan SASUAI mendaftar ke KPU sesuatu yang luar biasa dan betul-betul kuasa Tuhan. Karena hampir seluruh partai politik sudah berada di kandidat lainnya, sementara hanya Partai Demoikrat yang tersisa. Namun jika Tuhan berkehendak, doa-doa orang-orang soleh langsung didengar oleh alam semesta. Munculnya putusan MK merupakan awal kegembiraan bagi dinamika demokrasi kita. Karena ada upaya untuk menghambat pencalonan orang-orang yang dicintai rakyatnya.

Bahkan ada juga sebagian untuk menjadikan demokrasi ini melawan kotak kosong. Artinya kuasa uang sangatlah menjadi penentu perjalanan demokrasi kita. Dimana pasangan calon dipaksa untuk melawan kotak kosong. Ini adalah sebuah fenomena yang harus dilawan. Politik sejatinya adalah cara yang legal untuk menggapai kekuasaan. Memborong parpol memang tidak dilarang, siapapun bisa berkompetisi untuk mendapatkan tike parpol, tetapi mematikan karir pesaing sedari awal sebelum bertanding bukanlan sifat kesatria dan cenderung menghambat perjalanan demokrasi kita.

“Kami bisa mendaftar hari ini karena sudah kehendak dari Allah SWT,” ungkap Sabar AS saat mendaftar ke KPU.

Pasangan SASUAI adalah pemimpin yang tepat dan ideal memimpin Pasaman. Kombinasi politisi dan birokrasi memimpin daerah “Land Of The Equator “ ini. Politisi kawakan yang sudah sangat berpengalaman dan memiliki jaringan luas ada dalam diri Sabar AS. Karirnya sangat moncer, dimulai dari anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat selama 3 periode, kemudian menjadi wakil bupati dan saat ini masih menjabat sebagai bupati.

Sementara Sukardi merupakat birokrat ulang, komunikatif dan rendah hati yang karirnya dimulai dari bawah sebagai guru SD sampai puncaknya sebagai kepala dinas pendidikan Pasaman. Ditangan Sukardi Sumber Daya Manusia Pasaman ditompangkan. Hal tersebut sudah lakukan dengan keberhasillanya dengan mendapat apresiasi tinggi dari Balai Besar Penjamin Mutu Pendidikan (BBPMP) Kementerian Pendidikan Riset dan Tekhnologi RI tingkat Provinsi Sumatera Barat. Pasaman mendapat penghargaan khusus dari Kementerian Pendidikan atas Dukungan Pemerintah Daerah dalam menjalankan program kurikulum merdeka Belajar.

Kita berdoa semoga kuasa Tuhan selalu bersama pasangan Sabar AS –Sukardi ini terus berlanjut. Karena pasangan ini memiliki komitmen untuk melanjutkan pembangunan Pasaman. Pasangan SASUAI berjanji akan terus memprhatikan kesejahteraan masyarakat melalui Pasaman Berimtaq, peningkatan ekonomi dan pembangunan infarstruktur Pasaman.

Related posts