MINANGKABAUNEWS.com, PADANG –Masyarakat Sumatera Barat bisa bernapas lega! Pengerjaan pemulihan Jalur Lembah Anai yang sempat putus total akibat banjir bandang dahsyat pada November 2025 kini menunjukkan kemajuan menggembirakan. Hingga akhir Mei 2026, progres pembangunan telah mencapai 73 persen dan dipastikan rampung total pada Juli mendatang!
Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Infrastruktur (HKI), Resnu Aditya Wuladarman, mengungkapkan kabar baik ini di Padang, Senin (22/6). “Kami targetkan seluruh pekerjaan selesai Juli 2026,” ujarnya penuh optimisme.
Yang lebih membahagiakan, akses vital yang menghubungkan Kota Padang dengan Bukittinggi dan sekitarnya ini kini sudah dibuka penuh 24 jam untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Bayangkan, kemacetan panjang dan rute memutar yang melelahkan melalui Sitinjau Lauik kini bisa dihindari!
Percepatan tanpa kompromi menjadi kunci utama. HKI terus menggenjot penyelesaian 20 titik pengerjaan tersisa, mulai dari struktur pendukung, penanganan lereng, pengerasan jalan, hingga pengaspalan hotmix. Semua dilakukan dengan tetap mengutamakan kualitas, keselamatan pekerja, serta kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, termasuk pasokan BBM dari berbagai daerah.
Warga pun merasakan dampak positifnya. Ica, seorang pengendara dari Bukittinggi tujuan Padang, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. “Dengan dibukanya akses jalan Lembah Anai, kami sangat terbantu. Dulu kalau tidak lewat sini, kami harus memutar ke Sitinjau Lauik dan jaraknya lumayan jauh,” tuturnya dengan lega.
Kembali tersambungnya jalur strategis ini bukan hanya mempersingkat waktu tempuh, tapi juga diharapkan memulihkan denyut ekonomi dan sosial masyarakat Sumatera Barat. Semua mata kini tertuju pada Juli, saat pemulihan total akan menjadi kenyataan!






