Pencurian Rel Kereta Api, Kasatreskrim Polres Serbelawan: Benget Sinaga jadi Pemeran Utama, Keterlibatan Oknum TNI tidak Benar

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, SIMALUNGUN – Polsek Serbelawan, berdasarkan hasil pengembangan, terkait pemeriksaan
Ridho Syaputra Lubis atas kasus pencurian rel kereta api di Gang Eben Ezer Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun, pada Senin (17/04/2023) sekira jam 13.30 Wib terkuak.

Sesuai keterangan dari Ridho, pencurian besi rel dilakukan, Selasa (04/04/2023) sekira jam 03.00 Wib, dilangsir dari Fokus24. id.

Read More

Saat diinterogasi oleh Polsek setempat, Ridho mengaku kepada penyidik, saat beraksi ia dibantu 5 rekannya yakni, Benget Sinaga (47) Bima (28), Silo (28), Dedi (35). Keempat rekan pelaku ini warga Lorong 7 Sinaksak Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun.

Sementara Syanur Bani (21) merupakan warga Dusun Pabatu VI Kecamatan Dolok Merawan Kabupaten Serdang Bedagai.

Kelima rekan Ridho tersebut berperan sebagai pemotong besi rel kereta api dan juga memasukkan ke dalam bak mobil yang disiapkan oleh Benget Sinaga.

“Ridho nekat melakukan pencurian karena diperintah dan seijin Benget Sinaga”, ujar Kasatreskrim Polres Simalungun AKP Rachmat Aribowo.

Dan aksi pencurian besi rel sudah dilakukan sebanyak 4 kali di Gang Eben Ezer. Rel yang diambil Ridho jenis Balas Stoper atau penahan sebelah kanan dan kiri.

Saat beraksi di lokasi, para pelaku menggunakan alat 1 buah tabung gas elpiji warna hijau ukuran 3 kg, 1 Tabung gas oksigen, 1 unit Truk nopol 8790 WK warna kuning disediakan Benget Sinaga dan sudah dibayar sebesar Rp 1.2 juta, jelas Kapolsek.

“Saat ini, Mobil Colt Diesel yang digunakan pelaku untuk mengangkut hasil curian sudah kami tahan di Mako Polsek Serbalawan”, sebut Kasatreskrim.

Pelaku Benget Sinaga mengaku hasil penjualan besi rel kereta api, dengan harga bervariasi dari Rp 3 juta, 2 juta dan 1.5 juta.

Kasatreskrim membeberkan, lewat Komunikasi Aplikasi Whatsapp pelaku
sebelum beraksi, tepatnya hari Selasa, tanggal 04 April 2023 sekira jam 03.00 WIB, Benget Sinaga berkomunikasi melalui aplikasi whatsapp dan bertanya kenapa tidak bekerja Do? (maksudnya kegiatan pencurian besi rel kereta api).

Kemudian Ridho menjawab tidak ada kendaraan pak. Benget Sinaga lalu
mengatakan kenapa tidak bilang, ada mobil kawanku ini L300 dan Colt Diesel, beber Kasat.

Kemudian Ridho bertanya, kalau L300 berapa? Kalau Colt Diesel berapa rentalnya pak? Benget Sinaga menjawab L300 Rp 1 juta, Colt Diesel Rp 2 juta. Akhirnya disepakati Ridho menyewa mobil Colt Dieselnya.

Keesokan hari, Ridho kembali menghubungi Benget Sinaga dan bertanya “Gimana mobil itu pak, ada ngak? dan dibalas “Do, mobilnya sudah ada, tapi yang punya mobil minta uang muka dan jaminan kereta.” Jawab Benget dan dibalas Ridho “oke pak”, kata Kasatreskrim, Selasa (18/04/2023).

Selanjutnya, Ridho memberikan uang muka rental sebesar Rp1.2 juta beserta 1 unit sepeda motor Yamaha Vega ZR warna hitam putih sebagai jaminan.

Benget Sinaga akhirnya menyerahkan 1 Unit mobil Colt Diesel untu pengangkutan besi rel kereta api.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Ridho Syaputra Lubis sudah ditetapkan tersangka dan keterangan keterlibatan Benget Sinaga sesuai keterangan pelaku, jelas Kasat.

Diketahui sebelumnya, keterlibatan oknum anggota TNI AD sempat menguap dan diberitakan di media aktualdetik.com, setelah dilakukan penelusuran, ternyata oknum TNI AD tidak ikut serta dalam kasus ini. Dalang semua tindakan pelaku pencurian diatas namakan Benget Sinaga, ungkap Kasatreskrim.

“Ridho Syaputra Lubis sudah ditetapkan tersangka dan keterangan keterlibatan Benget Sinaga sesuai dengan keterangan pelaku dan Benget Sinaga sudah ditangkap, sekarang masih dalam pemeriksaan,” pungkas Kasatreskrim Polres Serbelawan. (*/Tirman)


Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Minangkabaunews.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Related posts