Sekda Payakumbuh Dampingi Proyek Inovasi Pendidikan dan Lingkungan di LAN

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, PAYAKUMBUH — Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, menjadi mentor dalam seminar rancangan Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II di Gedung Graha Wisesa, Jakarta, Senin (6/5/2026).

Dalam seminar itu, Rida mendampingi Kepala Dinas Pendidikan Nalfira dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Delni Putra yang mempresentasikan proyek perubahan di hadapan tim penguji dari LAN RI dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Read More

Rida mengatakan, dua gagasan yang dipaparkan tersebut sejalan dengan arah pembangunan Pemerintah Kota Payakumbuh di bawah kepemimpinan Wali Kota Zulmaeta yang menitikberatkan pelayanan publik berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kami berharap implementasi proyek perubahan ini benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kota Payakumbuh,” kata Rida dalam keterangannya.

Menurut dia, keikutsertaan pejabat Pemko Payakumbuh dalam PKN Tingkat II tidak sekadar untuk meningkatkan kapasitas individu, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi birokrasi yang aplikatif dan berorientasi pada kebutuhan publik.

Ia menilai, kemampuan manajerial yang diperoleh peserta pelatihan harus diterjemahkan menjadi pelayanan yang lebih efektif, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah.

Dalam pemaparannya, Nalfira memperkenalkan program “Kelas Bernalar”, sebuah pendekatan pembelajaran yang dirancang untuk memperkuat kemampuan literasi dan numerasi siswa sekolah dasar di Kota Payakumbuh.

Program tersebut dinilai menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini melalui penguatan kemampuan dasar peserta didik di lingkungan pendidikan dasar.

Sementara itu, Delni Putra menawarkan konsep pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular yang menitikberatkan pengolahan sampah dari sumbernya sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Rida menyebut pendekatan pengelolaan sampah dari hulu dapat membantu menekan beban lingkungan perkotaan dan membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah berkelanjutan.

Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II berlangsung sejak 2 Maret hingga 12 Juli 2026 dan diikuti pejabat tinggi pratama dari kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah di berbagai wilayah Indonesia.

Kegiatan itu mengusung tema “Kepemimpinan Adaptif untuk Mewujudkan Organisasi Publik yang Resilien melalui Manajemen Risiko dan Inovasi Pelayanan Publik”, sebagai upaya memperkuat birokrasi yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (akg)

Related posts