MINANGKABAUNEWS.COM, PAYAKUMBUH — Wakil Wali Kota Elzadaswarman menegaskan pentingnya penguatan pendidikan moral dan keimanan bagi generasi muda saat memimpin upacara bendera di MTsN 2 Kota Payakumbuh, Rabu (6/5/2026).
Dalam amanatnya, Elzadaswarman mengatakan pembangunan karakter anak menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Payakumbuh di tengah meningkatnya tantangan sosial yang memengaruhi perilaku remaja. Menurut dia, pendidikan agama harus diperkuat sejak dini agar generasi muda memiliki pegangan moral.
“Lingkungan saat ini menuntut kita lebih serius membina karakter anak-anak. Ancaman itu nyata, bahkan ketika waktu magrib masih banyak anak berkeliaran tanpa pengawasan,” ujar Elzadaswarman di hadapan siswa dan tenaga pendidik.
Ia menyebut perubahan perilaku menyimpang di kalangan remaja tidak bisa dianggap persoalan biasa. Kondisi itu, kata dia, membutuhkan keterlibatan bersama antara pemerintah, sekolah, dan keluarga untuk mencegah dampak yang lebih luas.
Menurut Elzadaswarman, penguatan nilai agama dan budaya lokal menjadi langkah strategis dalam membentengi generasi muda dari pengaruh negatif lingkungan. Pendidikan keimanan dinilai berperan penting dalam membentuk karakter dan kedisiplinan anak.
“Peningkatan keimanan dan penguatan budaya harus berjalan beriringan. Pendidikan agama menjadi benteng penting bagi anak-anak kita menghadapi tantangan zaman,” katanya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung pelaksanaan Haflah Tahfizhul Quran Angkatan XVIII yang sebelumnya digelar MTsN 2 Payakumbuh. Kegiatan tersebut dinilai menjadi bukti peran madrasah dalam mencetak generasi berkarakter religius.
Elzadaswarman mengatakan capaian para siswa penghafal Al Quran menunjukkan pendidikan berbasis keagamaan tetap relevan dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Menurut dia, keberhasilan itu patut menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Payakumbuh.
“Ini membuktikan Payakumbuh mampu melahirkan generasi yang mencintai Al Quran dan mengamalkan nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Selain penguatan pendidikan karakter, Elzadaswarman juga mendorong sekolah memanfaatkan lahan pekarangan sebagai media pembelajaran produktif.
Kegiatan bercocok tanam dinilai dapat melatih kemandirian sekaligus meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan.
Ia berharap para pelajar di Payakumbuh tumbuh menjadi generasi berkualitas yang mampu membawa perubahan positif bagi daerah.
Pemerintah kota, kata dia, menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai bagian penting dalam mewujudkan visi Payakumbuh maju dan bermartabat.
“Kami berharap anak-anak ini menjadi pemimpin masa depan yang berkualitas dan mampu membawa kemajuan bagi masyarakat,” kata Elzadaswarman. (akg)






