Tutup Masa Sidang 2021-2022, DPRD Bukittinggi Buka Masa Sidang 2022-2023

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, BUKITTINGGI – DPRD Kota Bukittinggi menggelar Rapat Paripurna Istimewa, Tutup Tahun Sidang 2021-2022 dan Buka Tahun Sidang 2022-2023 bertempat di Gedung DPRD Kota Bukittinggi, Senin (8/8/2022).

Sidang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Bukittinggi Beny Yusrial didampingi Wakil Ketua DPRD Bukittinggi.

Read More

Wakil Ketua DPRD Kota Bukittinggi Rusdy Nurman dalam sambutannya menyampaikan, dalam tahun sidang 2021-2022 DPRD Kota Bukittinggi telah melaksanakan tugas dan fungsinya sebagaimana diamanatkan oleh ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Ini bertujuan untuk mengupayakan terwujudnya lembaga perwakilan rakyat yang mampu mencerminkan nilai-nilai demokrasi serta mampu menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Kota Bukittinggi,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, selama tahun ketiga ini DPRD Kota Bukittinggi telah menghasilkan 9 Perda, 12 pembahasan Raperda, 8 Nota Persetujuan Bersama, 7 Nota Kesepakatan Bersama, 46 buah Keputusan DPRD dan 12 buah Keputusan Pimpinan.

“Selama tahun ketiga ini, DPRD telah menyelenggarakan Rapat Paripurna sebanyak 28 kali, Rapat Bamus sebanyak 23 kali, Rapat Gabungan Komisi dan Paripurna Internal sebanyak 16 kali, Rapat Banggar sebanyak 55 kali, Rapat Bapemperda sebanyak 8 kali, Rapat kerja komisi – komisi sebanyak 70 kali, Rapat Badan Kehormatan sebanyak 3 kali, Rapat Dengar Pendapat/Audiensi/Hearing sebanyak 5 kali,” jelas Rusdy.

Ia menambahkan, dari segi pengawasan, telah dilaksanakan juga beberapa kali kunjungan lapangan, setiap program kerja pemerintah. Selain itu, juga dilaksanakan kegiatan reses pada tahun 2021-2022.

“Reses masa sidang I pada 21 hingga 27 November 2021. Kemudian Reses masa sidang II pada 2, 4 dan 5 Maret 2022. Reses masa sidang III pada 29 hingga 30 Juli 2022 kemarin,” imbuh Rusdy.

Rusdy sebut, dalam fungsi pengawasan ini, DPRD berupaya menyeimbangkan kegiatan pengawasan itu sendiri dengan tuntutan yang kuat dari masyarakat terhadap berbagai fungsi yang melekat kepada DPRD. Dalam fungsi pembentukan peraturan daerah, terutama dari segi kualitas dan kuantitas produk hukum yang dihasilkan.

“DPRD harus menyadari bahwa tantangan untuk menghasilkan lebih banyak produk hukum yang berkualitas harus diiringi dengan pengawasan terhadap implementasi produk hukum itu sendiri. Sementara untuk fungsi penganggaran, pada kinerja tahun ketiga ini, seluruh pembahasan APBD dalam satu tahun siklus anggaran daerah dalam pelaksanaan fungsi anggaran telah dapat diselesaikan DPRD bersama Pemko Bukittinggi,” sebutnya.

Ketua DPRD Kota Bukittinggi Beny Yusrial menjelaskan, sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat Kota Bukittinggi dan juga sebagai informasi terhadap kinerja DPRD selama masa Sidang III Tahun 2021-2022.

“Kita sampaikan Laporan Kinerja Tahun Ketiga DPRD Kota Bukittinggi periode 2019-2024. Ini bertujuan untuk mengupayakan terwujudnya lembaga perwakilan rakyat, yang mampu mencerminkan nilai-nilai demokrasi, serta mampu menggerakkan memperjuangkan aspirasi-aspirasi masyarakat, sesuai dengan tuntutan perkembangan kehidupan sosial, politik, budaya, ekonomi masyarakat kota Bukittinggi,” jelasnya.

“Dengan telah disampaikannya laporan kinerja DPRD tersebut maka dengan mengucapkan Alhamdulillahirabbil’alamin Tahun Sidang 2021-2022 resmi ditutup dan dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim kita Buka Tahun Sidang 2022-2023,” ujar Beny.

Wakil Wali Kota Bukittinggi Marfendi menyampaikan, dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan daerah, untuk mewujudkan cita-cita kota dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, telah banyak pekerjaan dan agenda yang telah dituntaskan. Sebagian besar target yang telah ditetapkan telah dapat direalisasikan sesuai dengan rencana, bahkan sepanjang tahun sidang Tahun 2021-2022.

“Kita juga telah meraih beberapa prestasi dan penghargaan baik tingkat provinsi bahkan juga di tingkat nasional,” ucap Marfendi.

Ia menerangkan, pencapaian seluruh target kinerja pemerintahan masa sidang Tahun 2021-2022 dengan berbagai prestasi tersebut berkat buah kerjasama dan keseriusan seluruh unsur penyelenggara pemerintahan daerah dan dukungan penuh dari pemerintah pusat serta pemerintah provinsi.

“Kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada pimpinan dan anggota DPRD, forkopimda dan seluruh lapisan masyarakat,” terang Marfendi.

Related posts