Zulfikar Riski Ananda, Pemuda Pelopor Wakili Kota Solok Ditingkat Nasional

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS, SOLOK – Kreativitas, ketekunan dan keyakinan dalam berusaha/bisnis, terutama dalam rangka membuka lapangan pekerjaan dengan mandiri, akan membawa seseorang pada sebuah kesuksesan serta berbuah manis pada akhirnya.

Ketekunan dan keyakinan ini yang harus dipupuk oleh setiap pemuda dan generasi muda dalam menyonsong masa depannya. Yang tekun dan rajinlah bakal meraih kesuksesan bukan pemalas.

Read More

Pada kondisi sekarang ini, ditengah persaingan yang luar biasa ketat, ijazah dalam tingkatan apapun tidak menentukan dan memberi manfaat apapun bagi tamatan sekolah menengah dan perguruan tinggi. Apalagi jika nilai yang diperoleh tidak memadai plus tidak punya skill, inilah yang bakal tersisih secara alami

Ijazah hanya formalitas dan syarat akademik bahwa seseorang telah menempuh pendidikan yang setara, tapi bukan menentukan masa depannya. Hanya sebagian kecil saja dari ijazah tersebut menjadi penentu masa depannya. Itupun bagi pemuda yang enggan menghadapi tantangan dan main aman, sementara jadi usahawan mandiri harus siap dan kuat menghadapi tantangan, ini perlu jiwa pelopor dan kuat.

Pemuda pelopor Kota Solok, Zulfikar Riski Ananda, sukses menjadi pemuda kreatif, mandiri, dan menjadi usahawanan mandiri, dengan terpilihnya yang bersangkutan menjadi Wakil Kota Solok pada tingkat nasional.

Walikota Solok Zul Elfian Umar, bersama Plt. Kadis Perpora Kota Solok Bujang Putra, saat menerima Tim Penilai Pemuda Pelopor Nasional, Rabu (7/9/2022), di Balaikota Solok menegaskan dukungannya terhadap pemuda pelopor Kota Solok, terutama terhadap pemuda pelopor Zulfikar Riski Ananda.

“Generasi muda seperti inilah yang kita cari. Mandiri, kuat, yakin, dan mampu menjadi usahawan mandiri, sehingga tercipta lapangan pekerjaan yang mampu merubah masa depan pemuda Kota Solok,” ujar Wako.

pemuda pelopor merupakan bentuk pengakuan dan penghargaan pemerintah terhadap pemuda Indonesia atas prestasi dan kontribusi untuk kemajuan masyarakat di bidang kewirausahaan, pendidikan, teknologi tepat guna, seni budaya dan pariwisata serta kebaharian/kelautan.

Related posts