MINANGKABAUNEWS.com, JAKARTA — Pernah bayangkan, di tengah padatnya Jakarta Barat, ada teknologi sederhana tapi canggih yang bisa bikin tanaman tumbuh subur tanpa boros air dan tenaga? Nah, itulah yang baru saja dipasang oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di dua lokasi strategis: Taman Seruni dan RPTRA Satria, Kelurahan Jelambar.
Teknologi itu bernama Sibervina—singkatan dari sistem irigasi pipa berpori vertikal. Jangan remehkan ukurannya. Dengan inovasi ini, efisiensi penggunaan air, energi, hingga tenaga kerja bisa melonjak drastis. Proses dari tanam sampai panen pun jadi lebih praktis. Cocok banget untuk lahan terbatas di perkotaan.
Kamisan lalu (Kamis, mengacu pada hari pelaksanaan), puluhan bibit langsung ditanam sebagai uji coba. Total ada 60 bibit bayam Brazil yang disiapkan—40 tanaman menghiasi Taman Seruni, dan 20 lainnya di RPTRA Satria. Rencananya, sayuran segar itu sudah bisa dipanen pada Juli 2026 mendatang.
Pejabat Fungsional Sumber Daya Air Madya Balai Teknik Irigasi Kemen PU, Ginting, menjelaskan bahwa kolaborasi dan inovasi seperti ini diharapkan bisa menciptakan lingkungan yang berkelanjutan. “Kita ingin kawasan perkotaan mandiri pangan,” ujarnya penuh optimis.
Yang lebih menarik, Ginting berharap teknologi Sibervina ini bisa ditiru oleh masyarakat luas. “Kami ingin teknologi ini diduplikasi di rumah-rumah warga. Selain meningkatkan ketahanan pangan keluarga, juga mendukung program pengelolaan lingkungan,” tuturnya.
Acara yang dihadiri 10 pegawai Balai Teknik Irigasi ini menjadi bagian dari gerakan urban farming di Jakarta Barat. Siapa bilang di kota besar gak bisa tanam-tanam sendiri? Dengan Sibervina, siapa pun bisa mulai berkebun praktis dan hemat.






