Lari Pagi di Padang Bakal Jadi Pesta Kuliner Dunia! BOM Run 2026 Resmi Masuk HUT Kota, Target 6.000 Peserta

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.com, PADANG — Bayangkan ribuan pelari melesat menyusuri Kota Tua, hembusan angin dari Pantai Padang, lalu aroma rendang dan gulai yang menggoda dari setiap sudut jalan. Itulah yang akan terjadi pada Agustus 2026 nanti. Bukan sekadar lomba lari biasa, Blue Ocean Minang (BOM) Run tahun depan dipastikan menjelma jadi pesta olahraga sekaligus gastronomi terbesar di Sumatra Barat.

Kepastian itu keluar dari kediaman resmi Wali Kota Padang, Senin (11/5/2026) malam. Sang wali kota, Fadly Amran, secara tegas menyatakan bahwa pemerintah kota memberikan lampu hijau penuh untuk even ini. Bahkan lebih dari itu—BOM Run 2026 resmi masuk dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kota Padang yang ke-357.

“Ini bukan cuma ajang lari. Ini momentum kita bicara ke dunia: Padang itu kota sport tourism, sekaligus surganya kuliner,” ujar Fadly Amran di hadapan Ketua Pelaksana BOM Run 2026, Revdi Iwan Syahputra, dan jajaran pengurus Ikatan Alumni SMA Negeri 3 (Ikasmantri) Padang.

Perhelatan yang diinisiasi Ikasmantri ini memang tidak main-main. Jumlah target peserta digeber hingga 6.000 orang—meliputi pelari dari level regional, nasional, hingga negara-negara ASEAN. Mereka akan memadati start line pada 7-9 Agustus 2026.

Tapi tunggu dulu. Yang bikin even ini beda adalah rutenya. Para pelari tidak sekadar mengejar finish line. Mereka diajak menjelajah Padang—melewati ikon-ikon kota seperti Kawasan Kota Tua, bibir Pantai Padang, kawasan Muaro, hingga tanjakan Bukit Gado-Gado. Konsep ini sengaja diselaraskan dengan program unggulan Pemko Padang, “Jelajah Padang”, yang memadukan olahraga, wisata sejarah, dan budaya pesisir.

Revdi Iwan Syahputra, sang ketua pelaksana, mengungkapkan bahwa BOM Run 2026 juga menyediakan kategori khusus anak usia 6-12 tahun dan lansia. Jadi, jangan heran kalau nanti ada kakek-nenek dan bocah-bocah cilik ikut meramaikan.

“Dan yang paling seru: saat pengambilan race pack di Bagindo Aziz Chan Youth Center, akan ada festival UMKM dan pesta gastronomi khas Padang,” kata Revdi sembari tersenyum. Bayangkan, sebelum lomba dimulai, para peserta sudah dimanjakan dengan aneka rendang, kalio, sate Padang, dan jajanan tradisional.

Dari balik meja rapat, Fadly Amran menambahkan bahwa even ini strategis untuk menggerakkan ekonomi daerah. Hotel-hotel diprediksi penuh, restoran kebanjiran pembeli, dan UMKM lokal akan ikut menikmati putaran uang dari ribuan wisatawan.

“Saya ingin BOM Run jadi pesta rakyat. Sehat, meriah, dan berdampak langsung ke kantong pelaku usaha kecil,” tegas Fadly.

Dengan persiapan yang sudah dipanaskan sejak sekarang, geliat BOM Run 2026 dipastikan akan mengubah wajah olahraga di Padang. Lari pagi? Bisa. Sembari menikmati kuliner dunia? Bisa. Yang jelas, Agustus tahun depan, semua mata akan tertuju ke ranah Minang.

Related posts