Refleksi 50 Tahun Sabar AS : Dari Aktivis Kampus Menjadi  Bupati Pasaman

  • Whatsapp

Padang, Minangkabaunews.com – Sabar AS, S.Ag, M.Si, mantan Bupati Pasaman dan juga merupakan seorang tokoh inspiratif, lahir pada tanggal 1 Mei 1976 di Simaroken Kecamatan Rao Kabupaten Pasaman, perjalanan hidupnya adalah bukti nya bagaimana ketekunan dalam menempuh pendidikan dan berorganisasi dapat membuka jalan menuju puncak kepemimpinan daerah.

Sebagai mantan aktivis yang pernah menjabat sebagai presiden mahasiswa di Bukittinggi dan sebagai ketua Badko – HMI Sumatera Barat hingga menjadi pengurus besar HMI, Sabar AS membawa kecakapan retorika dan menejerial yang kuat dalam dunia pemerintahan.

Karir politik menunjukkan lonjakan yang sangat mengesankan dan terjaga sebelum dipercaya memimpin eksekutif, Sabar AS adalah sosok legislator senior yang duduk di kursi DPRD Provinsi Sumatera Barat selama tiga periode berturut-turut semenjak tahun 2009.

Pengalaman selama 11 tahun di parlemen provinsi memberikan pemahaman mendalam mengenai penyusunan kebijakan dan anggaran yang berpihak kepada rakyat yang kemudian menjadi modal utama saat dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Bupati dan akhirnya dilantik sebagai Bupati Pasaman periode 2023 – 2025.

Sebagai seorang Magister Sains Manajemen dan kini sedang menjalani kuliah Doktoral/S3 studi Kebijakan Fisip Unand, Sabar AS dikenal fokus pada pengembangan sumber daya manusia dan tata kelola organisasi, Hal ini terlihat dalam keaktifannya memimpin berbagai organisasi kemasyarakatan, mulai dari Palang Merah Indonesia (PMI) hingga Gerakan Pramuka di Kabupaten Pasaman dan sebagai Presidium Wilayah KAHMI Sumatera Barat, serta ketua umum DPP IKA UIN Bukittinggi. Baginya pembangunan tidak hanya soal infrastruktur fisik, tapi juga soal membangun karakter generasi muda dan memperkuat jejaring Alumni untuk memajukan daerah.

Kisah sukses Sabar AS memberikan inspirasi anak muda di Sumatera Barat bahwa jalur aktivisme yang ditekuni dengan serius dapat menjadi jembatan untuk memberikan manfaat yang luas.

Dari mahasiswa di UIN/STAIN Bukittinggi hingga menjadi Bupati, Sabar AS tetap konsisten membawa nilai-nilai perubahan dan profesionalisme.

Saat ini sosok Sabar AS menjadi tumpuan dan harapan bagi masyarakat Kabupaten Pasaman dan Sumatera Barat umumnya untuk mewujudkan daerah yang lebih maju, religius dan berbudaya. (Verdi)

 

 

 

 

 

Related posts