Kembangkan Pendidikan di Kota Solok Wawako Diskusi Dengan Perantau

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS, SOLOK – Pendidikan merupakan hal tidak bisa dijauhkan dari kehidupan manusia. Pendidikan merupakan awal dari kemampuan manusia untuk melihat luasnya dunia, dan mamahami kekuasaan Allah.

Karenanya, tidak salah jika surat pertama yang diterima oleh Nabi Muhammad Rasulullah Shalallahu alaihi Wasallam dari Allah melalui Ruhul Kuddus (Jibril) adalah Surat Iqro’.

Read More

Demi memanjukan pendidikan di Kota Solok, terutama wajib belajar dua belas tahun hingga jenjang SMA bahkan perguruan tinggi, Wakil Walikota Solok Ramadhani Kirana Putra gelar diskusi dengan perantau, Rabu (18/5/2022), di Balairung Hotel Jakarta.

Di antara diskusi tersebut, dibahas rencana perubahan status Universitas Mahaputra Muhammad Yamin Solok menjadi salah satu universitas negeri di Kota Solok.

Hadir dalam diskusi tersebut anggota DPR RI Lisda Hendrajoni, Ketua Yayasan UMMY Suryadi ASMI, Rektor UMMY Syahro Ali Akbar, sekretaris BPY Suryadi Nurdal. Termasuk perantau Solok Saiyo Sakato dan Ikatan Perantau Minang serta pemerhati pendidikan Ranah Mainag.

Ikut hadir mendampingi Wawako Kadis Kominfo Kota Solok Happy Darmawan, Kepala Bappeda Kota Solok Desmon, Kadisdik Kota Solok Rosavela, dan beberapa kabag maupun Kabid dilingkungan pemerintah daerah Kota Solok.

Wawako menyebut UMMY merupakan sebagai simbol pendidikan dalam bentuk perguruan tinggi yang ada di Kota Solok Provinsi Sumatera Barat. Dalam perjalananya, UMMY telah mengalami pasang surut, dan hari ini ingin meningkatkan statusnya menjadi perguruan tinggi negeri.

“Keinginan ini merupakan sebuah kemajuan untuk melahirkan perguruan tinggi negeri di Kota Solok. Keinginan ini harus kita dukung bersama-sama, diantaranya loby pada pemerintah pusat agar realisasi menjadi perguruan tinggi dapat terwujud secepatnya,” sebutnya.

Selain itu, Wawako juga mengungkapkan dukungan Pemerintah Daerah Kota Solok dalam upaya perubahan status UMMY menjadi perguruan tinggi negeri.

“Saat ini Pemerintah Daerah Kota Solok sudah menyiapkan lahan bagi kampus UMMY seluas 30 Hektar. Artinya, jika upaya perubahan status UMMY disetujui pemerintah pusat, maka pengembangan UMMY dimasa akan datang akan lebih mudah,” ujarnya.

Related posts