Nyesel Kalau Gak Baca! 2026, Kampung Nelayan Se-Indonesia Bakal Disulap Jadi Pusat Ekonomi Baru

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.com, KUPANG — Sebuah kabar besar datang dari Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. Jumat lalu, di tengah kunjungan kerjanya ke Kota Kupang, ia menggebrak dengan pengumuman yang mengguncang kalangan nelayan: pemerintah akan membangun 2.000 kampung nelayan di seluruh Indonesia pada tahun 2026.

“Suluruh Indonesia kita bangun, termasuk Nusa Tenggara Timur,” ujar Zulkifli dengan tegas, usai menyapa jemaat Gereja Bethel Indonesia (GBI) NTT sekaligus menyampaikan selamat Hari Kenaikan Yesus Kristus.

Namun, untuk NTT sendiri, sang Menko masih memegang tanda tanya. Ia belum mendapat titik pasti berapa lokasi yang akan tersebar di provinsi kepulauan itu. Karenanya, ia meminta pemerintah daerah segera bergerak cepat mendata calon lokasi. “Tahun ini harus jelas, supaya NTT yang terkenal dengan lautan luas ini kebagian,” pintanya.

Yang membuat kampung nelayan ini spesial adalah fasilitasnya yang lengkap. Bukan sekadar rumah dan dermaga, pemerintah akan menyuntikkan pabrik es, cold storage, pasar lelang, dan bahkan mendirikan Koperasi Nelayan Merah Putih. Bayangkan, hasil tangkapan yang tidak laku terjual pun tak perlu khawatir membusuk. Koperasi ini dijamin bakal membelinya.

“Kalau habis melaut, dapat ikan banyak, dijual, lalu ditawar murah. Kalau tak laku, busuk. Nggak akan begitu lagi. Kita bangun kampung nelayan,” tegas Zulkifli dengan semangat.

Ia juga menambahkan bahwa saat ini di NTT sudah banyak berdiri Koperasi Desa Merah Putih. Tapi ke depan, semua akan diperkuat dengan tambahan truk, pick up, uang untuk simpan pinjam, dan tentu saja cold storage agar rantai dingin ikan terjaga.

Di akhir pernyataannya, Zulkifli menegaskan bahwa seluruh program ini adalah wujud nyata komitmen Presiden Prabowo yang berpihak pada rakyat. “Semua program yang dibangun, tujuannya satu: kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

Para nelayan, bersiaplah. 2026 sepertinya akan menjadi tahun babak baru bagi Anda.

Related posts