Pembelian BBM Melalui MyPertamina Diklaim Buat Mengatasi Penyelewengan, Ini Penjelasan Pertamina Sumbar

  • Whatsapp
Sales Area Manager, Narotama Aulia Fazri, ketika bersilaturahmi di kantor Balai Wartawan Luak Limopuluah, Selasa (26/7). (Foto: Aking/MKN)

MINANGKABAUNEWS.COM, PAYAKUMBUH – Pemerintah melalui PT Pertamina, bakal segera memberlakukan program pembelian BBM bersubsidi dengan sistim pendaftaran melalui website subsiditepat.mypertamina.id kepada seluruh konsumen pemilik kendaraan roda empat di Indonesia.

Program tersebut diklaim oleh anak perusahaan BUMN ini sebagai langkah awal yang dilakukan PT Pertamina untuk merealisasikan subsidi tepat, guna mengantisipasi adanya penyelewenangan BBM bersubsidi yang banyak terjadi di lapangan.

Read More

“Program ini namanya subsidi tepat. Ini lebih sebagai wujud ikhtiar kita menjalankan program subsidi tepat dalam pendistribusian bahan bakar subsidi jenis Solar dan Pertalite ke masyarakat,” kata Sales Area Manager Pertamina Sumbar, Narotama Aulia Fazri, ketika bersilaturahmi ke kantor Balai Wartawan Luak Limopuluah, Selasa (26/7).

Narotama menyebut, hingga saat ini sudah ada sekitar 5.673 pemilik kendaraan yang mendaftar sebagai pengguna BBM subsidi, Biosolar dan Pertalite di Sumbar. Untuk pertalite tercatat sebanyak 4.376 kendaraan, adapun bio solar 1.297 kendaraan.

Penerapan transaksi pembelian kepada konsumen, katanya, ke depan akan dilakukan melalui pendaftaran oleh konsumen pemilik kendaraan. Proses pendaftaran, digaransi sangat mudah serta tidak memakan waktu lama, yakni melalui QR Code sendiri.

Nantinya, bagi yang sudah terdaftar di website, maka sistem akan menyetujui setiap pembelian BBM di seluruh SPBU. Sehingga, pendaftaran melalui MyPertamina, diklaim adalah suatu upaya Pertamina dalam meminimalisir penyelewengan BBM kepada yang tidak berhak.

“Dengan adanya QR Code ini, maka pembatasan bisa tersistem dan ke depan, sehingga tidak akan ada lagi penyelewengan BBM bersubsidi di lapangan,” sebutnya.

Turut hadir dalam sesi diskusi siang itu, Sales Brand Manager Rayon IV Pertamina Sumbar, Yudishtira serta para pengusaha energi dari perwakilan Hiswana Muda Sumatera Barat seperti Muhammad Bayu Vesky, Yuda Nova, Raka Satria dan Ramadanur.

Narotama menambahkan, untuk saat ini pihaknya masih tengah fokus menyosialisasikan serta mengimbau masyarakat untuk mendaftar, menjelang pemberlakukan pada tanggal pelaksanaan yang ditentukan.

Sosialisasi subsidi tepat Pertamina Sumbar, katanya, sudah menyasar 5 daerah kabupaten/kota untuk percontohan. Di daerah-daerah tersebut, Pertamina sudah mendirikan posko-posko guna membantu masyarakat melakukan pendaftaran.

“Dengan mendaftar lebih awal, kita berharap pada saat sudah ditetapkan kapan jadwal implementasinya, masyarakat sudah lebih siap untuk bertransaksi menggunakan QR Code yang didapatkan dari hasil pendaftaran tersebut,” tambah Naro didampingi Yudishtira.

Sebelum ke Balai Wartawan Luak Limopuluah, Pertamina Sumatera Barat juga menggelar pertemuan dengan Wako Payakumbuh Riza Falepi di kantor Balaikota.

“Tadi pagi sebelum mampir ke Balai Wartawan, kami silaturrahmi dengan pak Walikota Riza Falepi dan pak Sekdako Rida Ananda,” tutur Yudishtira.

Kota Payakumbuh, sebenarnya belum masuk ke dalam percontohan penggunaan subsidi tepat. Namun begitu, sebagai wujud ikhtiar, sosialiasi terus digencarkan. Pertamina memastikan pihaknya fokus mengimbau masyarakat untuk mendaftar, kendati tanggal pelaksanaannya masih belum ditentukan.

“Saat ini kami belum bicara soal implementasinya (pembelian BBM melalui MyPertamina) kapan, sekarang kita masih fokus bagaimana meningkatkan register (pendaftar) di website subsidi tepat ini,” terangnya. (akg)

Related posts