Hebat di Muhammadiyah Games 2026! Tim Tapak Suci Pesantren Kauman Borong 5 Medali Sekaligus, Fadil Reka Siahaan Jadi Bintang Lapangan!

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.com, PADANG PANJANG –- Sebuah kejutan besar tercipta di ajang The 1st Muhammadiyah Games 2026. Tim Tapak Suci dari Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang bukan sekadar ikut serta, melainkan tampil perkasa dengan memboyong total lima medali sekaligus. Dua di antaranya berwarna emas, dua perak, dan satu perunggu, yang berhasil mereka raih dalam kompetisi yang digelar di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jawa Tengah, baru-baru ini.

Kisah sukses tim ini tak lepas dari penampilan gemilang para atlet mudanya. Nama Fadil Reka Siahaan, misalnya, bersinar sangat terang. Bersama rekannya Alfian Akbar, ia sukses menyabet medali emas di kategori Seni Ganda IPSI Remaja Putra. Tapi Fadil belum puas. Ia kembali mempersembahkan medali perak di kategori Seni Tunggal Tangan Kosong Tapak Suci Remaja Putra, dan bahkan menambah koleksi medali perunggu di kategori Tanding Laga Kelas F Putra Remaja. Sebuah pencapaian luar biasa untuk atlet belia itu.

Sementara itu, medali perak lainnya disumbangkan oleh Fawwas Mumtazul Wajdi, yang tampil memukau di kategori Seni Tunggal Tangan Kosong Tapak Suci Pra Remaja Putra. Total, raihan 2 emas, 2 perak, 1 perunggu menjadi bukti nyata dominasi Pesantren Kauman di ajang perdana Muhammadiyah Games ini.

Kesuksesan ini tentu bukan datang begitu saja. Para atlet binaan Tapak Suci itu telah menjalani program latihan intensif, didukung penuh oleh manajemen tim dan lingkungan pondok pesantren yang kondusif. Mudir Pesantren Internasional Kauman Padang Panjang, Dr. Derliana, M.A., pun tak kuasa menyembunyikan rasa bangga dan syukurnya.

Menurutnya, medali-medali ini hanyalah buah dari pembinaan karakter dan kedisiplinan yang selama ini ditanamkan pesantren. “Prestasi ini bukan sekadar angka atau medali, melainkan cerminan dari proses pendidikan yang berkelanjutan. Kami menanamkan bahwa keunggulan di bela diri harus sejalan dengan kemuliaan akhlak dan ketekunan dalam menuntut ilmu,” ujar Dr. Derliana penuh haru.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen pesantren untuk terus mengembangkan Tapak Suci sebagai kurikulum nonakademik unggulan. “Pesantren akan terus memfasilitasi pembinaan atlet secara berkelanjutan. Kami melihat potensi besar dari generasi muda Tapak Suci Pesantren Kauman untuk bersaing di event yang lebih tinggi. Semoga keberhasilan ini menjadi fondasi bagi prestasi-prestasi berikutnya,” tutupnya.

Dengan torehan manis ini, Tim Tapak Suci Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang resmi mengukuhkan diri sebagai salah satu pusat pembinaan bela diri Tapak Suci paling unggul di tingkat nasional. Siapkah mereka ditakuti di event-event berikutnya? Kita tunggu aksi selanjutnya! (TR)

Related posts