Warga Padang Keluhkan Kelangkaan BBM Pertalite di Sejumlah SPBU

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG — Warga Kota Padang mengeluhkan bahan bakar minyak jenis pertalite kini semakin sulit diperoleh di Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Dari dua SPBU yang berada di Padang, satu satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Sawahan membuat tulisan SPBU habis.

Read More

Sedangkan SPBU Batang Arau memasang plank bertuliskan “Pertalite Masih Dalam Perjalanan” yang dipajang di lokasi sekitar SPBU tersebut.

kekosongan bahan bakar pertalite, Kamis (28/7/2022) diketahui mulai dari pukul 07.00 sampai pukul 13.30 dan ini cukup mengganggu masyarakat pemilik kendaraan, baik roda dua dan roda empat serta truk.

Salah seorang warga pemilik kendaraan roda empat, Jasrizal (43) mengeluh, karena ingin mengisi bahan bakar mobilnya dengan BBM jenis Pertalite harus berpikir dua kali, karena SPBU lagi memajang plank “Pertalite Masih Dalam Perjalanan”.

Nasib yang sama juga dirasakan sejumlah penarik becak bermotor yang tidak mendapatkan BBM untuk bahan bakar becak bermotornya

“Kalau kondisi BBM di daerah Kota Padang ini kerap terjadi kekosongan, masyarakat kecewa dan rugi karena tidak bisa beraktivitas untuk melaksanakan kegiatan karena kosongnya BBM,” ungkapnya.

Pengakuan yang sama dilontarkan sejumlah pemilik sepeda motor. Mereka berniat ingin mengisi BBM di SPBU, namun tenyata tidak ada alias kosong, sehingga menimbulkan kekecewaan dan rasa geram.

Keluhan senada juga diungkapkan, Tris warga Kelurahan Parak Laweh mengaku kesal dengan kekosongan bahan bakar Pertalite ini karena tidak bisa beraktivitas.

“Ketepatan minyak pertalite di tangki sepeda motor hanya tersisa sedikit hanya bisa sampai ke SPBU Bypass, eh ternyata tiba di SPBU habis BBM,” keluhnya.

Ia mengatakan mencari BBM jenis pertalite dua hari belakangan ini sudah mulai sulit, entah apa penyebabnya.

Senada dengan Muklis, Andi (36) warga Tanjung Botung, Kecamatan Barumun, juga kecewa dengan kelangkaan Pertalite di Kabupaten Palas dalam dua hari belakangan ini.

Dia menduga kelangkaan BBM jenis Pertalite ini disebabkan keterlambatan Pertamina mengirim pasokan BBM jenis itu atau dikarenakan terjadi penurunan jumlah pasokan BBM jenis Partalite ke wilayah Palas sekitarnya.

“Sekira pukul 14.00, Kamis (28/7/2022) di SPBU kode 14-227309, pertalite masuk, tetapi dalam waktu beberapa jam kemudian, BBM kembali habis,” beber Andi.

“Mungkin ada unsur sengaja, ya, atau pasokan kuota BBM jenis Pertalite untuk SPBU ke Kota Padang pelan pelan dikurangi kuotanya, tentu hal ini berdampak BBM sering kosong,” tutur Andi.

Salah seorang petugas pom bensin yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, saat ini jatah Premium di beberapa SPBU dibatasi.

“Apa penyebab kelangkaan ini, saya kurang mengerti,” kata petugas pengisi BBM disalah satu SPBU di Padang.

Ia mengaku, tidak mengetahui alasan PT Pertamina membatasi kuota BBM jenis bensin Pertalite di Kota Padang.

“Saya kurang tahu, ya. Pokoknya, sudah tiga hari belakang ini Pertalite langka,” ucapnya

Related posts